Setiap dari kita memiliki definisi atau bayangan tersendiri mengenai nirwana (surga), tapi disini saya akan sedikit mengambarkan nirwana itu sendiri ke dalam konsep makan, hahaha, lah kok makanan? iya, makanan yang saya maksudkan disini adalah pisang goreng enbal, pisang goreng khas kepulaun Maluku Tenggara, salah satu gugusan kepualauan yang berada di pulau Maluku sana. Bagi saya untuk mecicipi nirwana itu sendiri tidak perlu muluk-muluk dengan mengalami kematian terlebih dahulu, bagi saya mencicipi nirwana sudah dengan mencicipi sepotong pisang goreng enbal (apa lagi makanannya pakai sambal ) hmmm, sedap.
| Pisang goreng enbal (nirwananya saya ^.^ ) Source : google imagae |
Pisang goreng enbal itu sendiri merupakan camilan khas dari Maluku tenggara, teman-teman tidak bisa menemukannya di tempat lain. Pisang goreng enbal ini sendiri juga merupakan camilan favorit saya dan adik-adik saya, kita sering berebutan makan kalau sudah disajikan pisang goreng yang satu ini, kini tinggal dan sudah merantau jauh dari tempat asal saya (Maluku tenggara) selalu ada rindu untuk mencicipi nirwana versi saya ini, saya yang hanya bisa berharap dari teman-teman yang sedang libur ke kampung halaman, berharap sedikit oleh-oleh berupa nirwana ini. Kenapa saya dengan enteng-entengnya mengambarkan nirwana hanya dengan sebuah makanan berupa pisang goreng enbal ? Hal itu disebabkan karena bagi saya pisang goreng enbal bukan hanya sekedar makanan, tradisi suku Kei (suku asli yang mendiami pulau Maluku tenggara) dimana pada waktu sore hari, ketika semua anggota keluarga sudah berkumpul dirumah tanda seluruh aktivitas mereka (sekolah maupun bekerja) sudah selesai, sore hari adalah waktu untuk berkumpul dengan keluarga maka diadakanlah acara minun teh/kopi dan selalu ditemai oleh pisang goreng enbal ini ataupun gorengan/camilan lainnya, tapi bagi saya pisang goreng enbal selalu spesial dan punya tempat tersendiri di hati, bagi saya mecicipi sepotong pisang goreng enbal tersebut seperti mencicipi nirwana, rasanya yang begitu khas, pisang dipadu dengan tepung dari enbal (makanan khas dari masyarakat Kei,berupa singkong beracun yang diolah sedemikian rupa) dan kalau memakannya ditempat perantaun seperti selalu menimbulkan rasa rindu terhadap kampung halaman, yang menjadi nirwana (surga) tersembunyi itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar